5 Bentrokan Pemain Paling Panas di Panggung Premier League

Posted on

Jakarta – Premier League sering dipandang seperti liga paling berprestise serta bersaing di dunia. Semenjak menjadii masa Premier League pada musim 1992-1993, enam team sudah mendapatkan gelar juara di persaingan domestik kelas paling atas Liga Inggris ini.

5 Bentrokan Pemain Paling Panas di Panggung Premier League
Suarez dan Evra

Manchester United jadi club paling sukses dengn perolehan 13 gelar. Diikuti Chelsea serta Manchester City, semasing empat gelar Premier League.

Dengan tingkat kompetisi tinggi, pertandingan panas sering memberi warna persaingan ini tiap musim. Seringkali tekanan laga yang berjalan panas itu mendatangkan bumbu pertikaian antarpemain di lapangan.

Aroma konflik mereka masih bersambung sampai di luar lapangan serta ada juga sampai masuk waktu pensiun. Beberapa dari beberapa pemain Premier League itu masih mempunyai dendam yang belum dituntaskan.

Lalu, seperti apa konflik pemain paling panas di Premier League serta siapapun yang terjebak di dalamnya?

Bola. com beri lima salah satunya, yang dikutip dari Football365, Rabu (8/4/2020).

1. Roy Keane Vs Patrick Vieira

Roy Keane Vs Patrick Vieira
Roy Keane bentrok dengan Patrick Vieira dalam pertandingan Manchester United kontra Arsenal.

Konflik paling panas berlangsung di antara Roy Keane serta Patrick Vieira, Kapten Manchester United serta Arsenal. Mereka seringkali berbeda waktu ke-2 team berjumpa.

Seringkali ke-2 pemain sama-sama baku hantam, walau sebenarnya dengan status untuk kapten team.

2. Patrice Evra Vs Luis Suarez

Patrice Evra Vs Luis Suarez
Evra – Suarez

Patrice Evra serta Luis Suarez meningkatkan aroma perseteruan Manchester United serta Liverpool. Evra berasa penyerang asal Uruguay itu lakukan hinaan bersuara rasial waktu ke-2 team berjumpa.

FA putuskan Suarez bersalah serta mendapatkan sangsi larangan berlaga sampai delapan laga.

Dua bulan sesudah sangsi itu berlalu, Suarez emoh berjabat tangan dengan Evra waktu ke-2 team bertemu.

Dalam otobiografi yang dikeluarkan pada 2014, Suarez mengatakan “dia tidak akan merencanakan bicara dengan Evra seumur hidup “.

3. Peter Schmeichel Vs Ian Wright

Peter Schmeichel Vs Ian Wright
Penjaga gawang – Peter Schmeichel, sukses memberi MU gelar treble pada tahun 1999. Penampilannya fisik yang garang serta intimidatif terkadang menakutkan buat beberapa striker musuh.

Peter Schmeichel serta Ian Wright mempunyai konflik yang lumayan panjang. Pada November 1996, Schmeichel diberitakan lakukan pelecehan rasis pada Wright serta membuat sang penyerang Arsenal sangat membencinya.

Ke-2 pemain juga pernah bertarung di lapangan. Pada akhirnya, Wright serta Schmeichel berdamai waktu Piala Dunia 2002 sesudah kedua-duanya gantung sepatu serta saling profesinya untuk pundit.

4. Roy Keane Vs Alf Inge Haaland

Roy Keane Vs Alf Inge Haaland
Roy Keane selesai menekel pemain Manchester City, Alf-Inge Haaland, dalam Manchester Derby di Old Trafford pada April 2001. (AFP/ Andrew Yates)

Alf Inge Haaland jelas tidak akan lupakan perlahanggaran Roy Keane pada April 2001 waktu Leeds United yang dibelanya, temu Manchester United. Tekel sadis Keane membuat profesi sepak bola Haaland hancur.

Kejadian itu jadi bumbu ketidakberhasilan Erling Haaland masuk dengan Manchester United pada jendela transfer Januari 2020.

5. John Terry Vs Wayne Bridge

John Terry Vs Wayne Bridge
Hubungan John Terry serta Wayne Bridge lebih buruk selesai Terry dapat dibuktikan berselingkuh dengan kekasih Bridge. (AFP/Olly Greenwood)

Konflik John Terry serta Wayne Bridge pernah membuat publik Inggris geger. Masalahnya ke-2 pemain itu pernah jadi rekanan satu team di Chelsea.

Pada 2010, Bridge menuduh Terry berselingkuh dengan bekas kekasihnya. Hal tersebut membuat jabatan kapten Tim nasional Inggris yang disandang Terry dicabut. Bridge juga malas mencabat tangan Terry waktu mereka berjumpa di laga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *